17 Oktober, 2012

Amalan Bagi Anda Yang Belum Bisa Berangkat Haji


Setiap orang pasti merindukan tanah suci, apalagi Ka’bah di tanah haram Makkah. Di tempat tersebut ada dua aktivitas ibadah yang mulia yaitu umrah dan haji. Untuk umrah sendiri bisa dilakukan setiap saat. Sedangkan haji hanya khusus di bulan haji, bulan Dzulhijjah. Namun tidak setiap orang berkesempatan datang dan beribadah di sana, dan memang ibadah Haji hanya diwajibkan bagi yang mampu.

Namun bagi kita yang belum mampu Allah menyediakan beberapa amalan yang mempunyai nilai pahala setimpal Haji dan Umrah. Karna Islam sangat memahami keterbatasan atau udzur yang menimpa pemeluknya. Sehingga pada kondisi demikian, Islam memberi jalan lain sebagai pengganti untuk meraih pahala haji atau umrah. Tujuannya agar surga Allah itu bisa diwarisi oleh mereka yang beriman dan beramal shalih, apapun “kasta-nya”.

Shalat setelah terbitnya matahari

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ  تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

“Barangsiapa shalat subuh dengan berjama’ah kemudian ia duduk sambil berdzikir kepada Allah sampai terbitnya matahari lalu shalat dua raka’at maka baginya seperti ibadah haji dan umrah yang sempurna, yang sempurna, yang sempurna.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Albani).

Menghadiri halaqah-halaqah ilmu di masjid

“Barangsiapa yang berangkat ke masjid dia tidak menginginkan kecuali untuk belajar sesuatu kebaikan atau mengajarinya maka baginya adalah seperti pahala orang yang beribadah haji dengan sempurna.” (HR. Ath-Thabrani dan dishahihkan oleh Albani).

Melaksanakan shalat lima waktu di masjid

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ مُتَطَهِّرًا إِلَى صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ فَأَجْرُهُ كَأَجْرِ الْحَاجِّ الْمُحْرِمِ     

“Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci untuk shalat fardhu maka pahalanya seperti haji berihram.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan olah Albani).

Amalan-amalan di atas tidaklah berat jika kita memang bersungguh-sungguh melakukan. Namun tidak juga berarti mereka yang sudah berangkat Haji, tak perlu lagi melakukan amalan tersebut, TIDAK, sama sekali TIDAK !!! karna siapa yang tahu amalan hajinya Maqbul atau tidak ??? justru sebaliknya bagi anda yang sudah haji, lebih bersemangat lagi dalam beramal, termasuk amal-amal di atas, itulah bukti anda mendapatkan Haji yang Mabrur, InsyaAllah.
Posted by: Pepi Susanti
Mulia Dengan Sunnah Updated at: 18.32

1 komentar:

Rudy Hartono mengatakan...

pasti, sy pun ingin sekali melaksanakan haji, tapi mungkin belum waktunya